Keladi Tikus dan Kanker

Keladi tikus yang sejatinya memang banyak digunakan untuk mengobati penyakit kanker memang sudah tak diragukan lagi. Keladi tikus pada beberapa pengobatan medis juga diberikan untuk para penderita kanker dengan tujuan untuk mengurangi efek negatif dari pengobatan konvensional seperti kemoterapi, radioterapi, pembedahan dan serangkaian pengobatan medis lainnya yang dijalani penderita kanker. Berikut sedikit ulasan mengenai beberapa pengaruh yang ditimbulkan oleh pengobatan anti-kanker terhadap status nutrisi penderita kanker :

1. Kemoterapi

Kemoterapi bisa menimbulkan malnutrisi dengan berbagai sebab, misanya mual, sariawan, gangguan saluran pencernaan, dan penurunan nafsu makan. Malnutrisi akan mempengaruhi status nutrisi dan hasil dari pengobatan kemoterapi. Efek sampingnya selalu berhubungan dengan dosis, waktu terapi, jenis obat, dan respons individual.

Salah satu contoh pasien yang menjalani kemoterapi

Alur status malnutrisi pada pasien penderita kanker

2. Radioterapi

Radioterapi dapat menimbulkan malnutrisi pada penderita kanker. Beratnya malnutrisi yang terjadi ditentukan oleh tempat dilakukannya radiasi, dosis dan lama radiasi. Beberapa penyebab perubahan status nutrisi akibat radiasi antara lain radiasi di kepala yang menyebabkan mual dan muntah, radiasi dikepala atau leher yang menyebabkan sulit menelan makanan, radiasi thorax yang menyebabkan susah menelan dan oesofagitis, serta radiasi abdomen atau pelvis yang menyebabkan diare, gastirits, mual dan muntah.

3. Pembedahan

Pembedahan tergantung dari operasi yang dilakukan terhadap penderita kanker. Pembedahan merupakan terapi primer untuk penderita kanker pada saluran pencernaan biasanya akan bermasalah pada masalah nutrisi. Beberapa contoh akibat pembedahan saluran cerna adalah operasi gaster yang menyebabkan penurunan absorbsi vitamin B12, operasi pankreas yang menyebabkan gangguan metabolisme glukosa, dan operasi kolon yang menyebabkan kehilangan air dan elektrolit.

Oleh karenanya pemberian obat dari ekstrak keladi tikus membantu para penderita kanker agar tidak secara total kehilangan nutrisi. Nutrisi menjadi bagian yang amat penting bagi penderita kanker. Tujuannya adalah untuk mempertahankan status nutrisi, mengurangi gejala sindroma kaheksi, mencegah komplikasi dan memenuhi kecukupan mikronutrien. Keladi tikus jugua dapat dikonsumsi selang beberapa minggu atau beberapa bulan setelah menjalani serangkaian pengobatan medis.

Pengobatan medis yang banyak dilakukan pada pasien penderita kanker adalah kemoterapi. pada sebagian orang menganggap kemoterapi dapat mengurangi pertumbuhan dari sel kanker, meski dengan resiko mengalami kerontokan rambut, mual inigin muntah, penurunan sel darah, penurunana nafsu makan, bahkan adapula yang berakibat fatal hingga menyebabkan tubuh terlihat krus dengan bobot tubuh yang ringan lebih buruk lagi berakibat pada kematian, karena tidak mampu menahan rasa sakit dari kemoterapi dan konsumsi banyak jenis obat-obatan.


=====================================

>>> Jual Kapsul Keladi Tikus, Obat Herbal Tradisional Untuk Mengobati Kanker, Tumor, dan Kista, Klik Detail Disini!
=====================================

This entry was posted in Keladi Tikus dan Kanker and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *